Nature

Sua April, si Gajah Imut Way Kambas

Gajah mana … mana gajahnya.  Kalau sudah ke Taman Nasional saya tak sanggup untuk menunggu, inginnya selalu langsung tiba di lokasi.  Namun kebanyakan yang namanya Taman Nasional itu jalannya ajrut-ajrutan, mungkin biar terasa adventurenya kali ya.  Tak apalah ini kan perjalanan binal ke Way Kambas.  Bagaimana tak binal. Indra kerabat bloger dari ID Corner yang …

Bandaneira, Negeri Kaya Sejarah Beraroma Rempah

Ambon ke Bandaneira Landing mulus di Bandara Bandaneira, Maluku, memecahkan suasana hening selama hampir 1 jam berada di udara dari Ambon menuju Bandaneira.  Sontak tepukan tangan bak konser opera dari beberapa penumpang membuyarkan lamunan saya, karena penerbangan perintis ini menggunakan pesawat yang sudah cukup tua, yang tentu berbeda jauh dengan pesawat tipe Boeing yang berbadan …

Rajaampat, The Last Paradise

Raja Ampat “For a truly nature experience” Datanglah ke Raja Ampat kapanpun ingin, karena hampir sepanjang tahun kepulauan yang menjadi primadona wisata bahari ini selalu tampak cantik dan memukau.  Namun menjadi pilihan tepat pula bila berkunjung diakhir tahun, biasanya menjelang 3 bulan terakhir di penghujung tahun secara rutin diadakan festival Raja Ampat. diusung sebagai tema Festival Raja …

“Tapak tangan” Menuju Peradaban 10.000 tahun lalu

Foto Mahakarya “Wisata Archeology” karya Ali dan “Sampan” karya Arfah mengingatkan saya kembali pada perjalanan penuh sejarah menyusuri sungai Bengalon dengan perahu kayu sederhana membelah sungai Bengalon menuju Gua prasejarah, Gua Tewet. Kalimantan, dalam bayangan kita adalah hutan rimba, sungai yang lebar serta suku Dayak.  Tak salah lagi, yang keliru saat ini adalah kata “Hutan …

Berburu Ombak Bono di Teluk Meranti

Bisa berselancar di sungai ??? pertanyaan yang sangat membuncah bagi saya ketika ada tawaran berkunjung ke Pelalawan, … iyaaa, “benar.. ini ada ombak besar sekali sehingga bisa berselancar di sungai” begitu suara dari jauh terdengar melalui telepon genggam, hanya 5 menit perbincangan lewat telpon, namun efeknya lebih dari 5 menit benak saya dipenuhi tanda tanya, …

Terkenang di Bukit Tekenang

Perjalanan darat pukul 11 siang dengan jalan penuh debu dalam bis kecil umum penuh sayuran perlahan beranjak dari Putussibau menuju Lanjak. Kami nikmati sebagai bentuk catatan perjalanan berarti. Celana hitam kini tampak keabuan, oleh karena debu tebal masuk ke bis yang sarat muatan ini begitu liar berterbangan, sehingga sekali tepuk pada celana panjang ini, bagai …

Bagai Keong di Danau Habema

Dari ketinggian 3225m dpl, kami turun ke Danau Habema di ketinggian 3170m dpl, hanya turun sekitar 90m saja, tidak sulit rasanya, kapan lagi kalau tidak sekarang? Setapak demi setapak dengan kecepatan sangat lambat bagai keong saya mengangkat kaki perlahan, bukan karena malas atau enggan, namun tiap meter saya melangkah selalu melihat hal-hal baru, terutama jenis …

Si Api Biru, Tak Sekedar Tambang Belerang

Pertama sekali saya mengenal kawah Ijen adalah dari sebuah majalah travel yang menggambarkan para pekerja tambang belerang.  Kesan pertama yang saya lihat adalah kegigihan para pekerja tambang.  Hingga akhirnya 3 tahun berikutnya baru keinginan mengunjungi Kawah ini terwujud.  Setelah menyaksikan serangkaian upacara Nyepi di Bali, saya memutuskan singgah di Banyuwangi, karena jarak Banyuwangi dan Bali …