Festival Panen Lampung Timur, Pestanya Rakyat Tani

Hingar Bingar musik dangdut dari sebuah panggung, tak mampu mengalahkan suara gendang di perut saya. Beradu saing juga dengan teriknya matahari di siang itu.  Alhamdulillah terasa hangat di badan, setelah berhari hari di Bogor tempat tinggalku kerap turun hujan tak berkesudahan.  Warung makan di pojok lapangan menjadi sasaran, abaikan stand berderet panjang.  Apa daya sesaat perut minta diisi.

Unik, disini ada nama-nama desa mirip di pulau Jawa, ada Purbalingga, Sidoarjo, Wates, bahkan kampung Bali.  keanekaragaman suku yang bermukim di Lampung Timur ini memperkaya khasanah Budaya.  Tak hanya budaya lokal namun juga budaya pendatang.

Tak menyita waktu lama, lontong ditemani pecal sudah habis di lahap, teh hangat meredakan sengal mengudap lontong.  Angin sepoi melanyutkan mata, kerlap kerlip menahan kantuk.  Namun hilir mudik masyarakat berkostum petani membuyarkan buaian sesaat.  Saya segera beranjak mengambil kamera, apalagi kalau tidak memburu aneka jajanan dan hasil tani masyarakat

hasil kreativitas masyarakat dalam industri kecil
Hasil kreativitas masyarakat dalam industri kecil
Cabe sebagai hasil pertanian yang segar dan cantik, cabe sebagai komoditas unggulan
Cabe sebagai hasil pertanian yang segar dan cantik, cabe sebagai komoditas unggulan
hasil karya ibu ibu di kec Batanghari
Hasil karya makanan olahan pertanian ibu ibu di kec Batanghari
Gula Aren Lampung dikenal harum dan lezat
Gula Aren Lampung dikenal harum dan lezat
stand makanan olahan tradisional ramai dikunjungi
Stand makanan olahan tradisional ramai dikunjungi
Nugget Lele, salah satu inovasi hasil olahan ibu-ibu PKK
Nugget Lele, salah satu inovasi hasil olahan ibu-ibu PKK

wow, cabe merah segar ukuran besar dijual hanya Rp 5000 per kemasan, rasanya kalap ingin memborongnya.  Aneka keripik singkong, nugget lele dengan aroma memikat.  Inilah Festival Panen, sebuah acara pesta rakyat di kabupaten Lampung, bentuk pengejawantahan sebuah kesuksesan pertanian, pembangunan yang di retas oleh Kabupaten dan provinsi Lampung.

Tas kamera saya kini sudah penuh gembolan plastik jajanan.  Tak apalah bergelayut riang, saat santai nanti tentu habis di lahap dalam perjalanan berikutnya.

Lampung Timur, untuk kedua kalinya saya mengujungi daerah ini, terakhir kali sekitar tahun 1996 an, saat saya masih jadi mahasiswi,   itupun hanya mengunjungi Way Kambas.  Hingga hadirlah tawaran hadir di Lampung Timur dari  rekan ibu Chusnania Chalim  selaku Bupati Lampung Timur kepada para bloger dibawah naungan ID Corner.  Tawaran menarik ini tentu tak disia-siakan.  Ada apa di Lampung Timur?

Festival Panen ini berlangsung pada tanggal 2 Maret 2017 di kecamatan Raman Utara, Lampung Timur. Acara diresmikan langsung oleh Gubernur Lampung, Ridho Ficardo, serta Bupati Lampung Timur, Ibu Chusnunia Chalim.  Tabik Punn … seruan pak Ridho menggemuruh , dan disambut dengan “Yak puun” oleh masyarakat Lampung, sapaan khas Lampung sebagai bentuk keramahtamahan.  Tarian Sigeh Pengunten mengisi di awal acara, tarian yang biasa ditampilkan sebagai bentuk penghormatan pada tamu.  Gemulai dan gerakannya sangat anggun. Kostum putih dan sarung tapis menonjokan kekhasan budaya Lampung.  Tak kalah elok tarian Panen Padi tampil menghibur masyarakat, menggambarkan suka cita panen raya.

Acara di buka oleh Gubernur Lampung, Bapak Rido Ficardo
Acara di buka oleh Gubernur Lampung, Bapak Rido Ficardo
Gemulai penari Sigeh Pengunten, membuka acara Festival Panen
Gemulai penari Sigeh Pengunten, membuka acara Festival Panen
Tarian Sigeh Pengunten, persembahan, menyambut tamu
Tarian Sigeh Pengunten, persembahan, menyambut tamu
Tarian Panen memeriahkan acara pembukaan Festival Panen
Tarian Panen padi memeriahkan acara pembukaan Festival Panen

Pak gubernur berserta rombongan dengan sabar mengunjungi satu persatu stand, sambil berdialog dengan para petani.  Memberi motivasi dan semangat untuk terus meningkatkan hasil pertanian masayarakat Lampung

Tiba tiba hiruk pikuk terjadi di depan saya.  Masyarakat menyerbu seketika sebuah kotak kayu.  Bibit cabe menjadi rebutan untuk ditanam, apalagi harga cabe sangat melambung akhir-akhir ini.  Semoga pembagian bibit cabe secara cuma-cuma ini dapat berhasil dan membantu perekonomian Rumah tangga.

aneka sayuran hasil pertanian menghiasi  karnaval
Aneka sayuran hasil pertanian menghiasi karnaval
Bentuk unik dari karnaval tractor
Bentuk unik dari karnaval tractor dihiasin oleh Jagung kualitas terbaik
Para pelajar dan masyarakat petani turut serta dalam festival panen
Para pelajar dan masyarakat petani turut serta dalam festival panen

Pawai festival panen, dari masing masing kelurahan menampilan keberhasilan pertaniannya.  Aneka sayur menghiasi Hand Tractor.   Kacang panjang terjuntai bak gordyn cantik, terong bergelantungan, aneka buah melon, jeruk, semangka menghias indah, hingga bentuk tiruan hama tikus sebagai bentuk keberhasilan pengendalian hama pertanian  Kemeriahan Festival Panen ini juga di isi dengan aneka lomba, yaitu lomba lesung, lomba pakaian tani, lomba hias tractor.  Nah meriah dan serukan.  Ayo tahun depan kamu berkunjung ke Lampung Timur ya:)

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *