Wayang Bambu, Keunikan Komunikasi Verbal

Didominasi oleh bahan bambu, inilah keistimewaan dari wayang ini, diawali dari ide kreatif Adi Drajat Iskandar (36 tahun) bapak 2 orang putri ini akrab di panggil dengan sebutan “Kang Drajat” Membuat kerajinan seni wayang ini ternyata tidak perlu membutuhkan bahan-bahan yang mahal, seperti yang dilakukan bengkel seni pemuda di Kampung Cijahe, Kelurahan Curug Mekar Kecamatan …

Denyut Adat & Hehangatan Humanis Nan Terpadu

  Bali selalu saja mengelitik kaki untuk terus menjelajahinya, seakan tiap kilometer alam di bali menjanjikan eksotisme budaya, adat dan alam. Sebuah kesatuan yang tak lekang di terpa zaman. Tamblingan dengan nuansa syahdu di pagi hari , geliat kabut yang berkejaran dengan meningginya matahari, yukk menyaksikan langsung pandangan surgawi. Mata seketika tergegap, tak ingin tiba …

Festival Panen Lampung Timur, Pestanya Rakyat Tani

Hingar Bingar musik dangdut dari sebuah panggung, tak mampu mengalahkan suara gendang di perut saya. Beradu saing juga dengan teriknya matahari di siang itu.  Alhamdulillah terasa hangat di badan, setelah berhari hari di Bogor tempat tinggalku kerap turun hujan tak berkesudahan.  Warung makan di pojok lapangan menjadi sasaran, abaikan stand berderet panjang.  Apa daya sesaat …

JUMBO Pusat oleh-oleh khas Bogor

Unik ya namanya, JUMBO memiliki arti besar, raksasa, tidak biasa ya.. memang itulah makna yang tersirat dalam JUMBO, namun JUMBO disini adalah singkatan dari JUMPA BOGOR. Deretan ruko di kawasan ini tentu tak pernah sepi, karena lokasinya strategis banget nget. Bayangin deh, di kawasan ini ada terminal Baranangsiang, yang dikenal sebagai pusat transportasi antar kota di Bogor.  Trus ada …

Berlibur di Kota Kunti

Jangan buru-buru cemas, itu hanya dongeng zaman dahulu, mengisahkan ketika ada seorang pemuda bernama Syarif Abdurrahman Alkadrie sedang berlayar menyusuri sungai Kapuas, dalam perjalanannya beliau kerap bertemu dengan sosok kuntilanak, oleh etnis Tionghoa disebut Khun Tien dan bahasa Melayu menyebutnya Puntianak, karena merasa tidak nyaman maka untuk mengusir kuntilanak tersebut sang pemuda melepaskan meriam, tempat jatuhnya meriam itu berada di …

Terkenang di Bukit Tekenang

Perjalanan darat pukul 11 siang dengan jalan penuh debu dalam bis kecil umum penuh sayuran perlahan beranjak dari Putussibau menuju Lanjak. Kami nikmati sebagai bentuk catatan perjalanan berarti. Celana hitam kini tampak keabuan, oleh karena debu tebal masuk ke bis yang sarat muatan ini begitu liar berterbangan, sehingga sekali tepuk pada celana panjang ini, bagai …

Bagai Keong di Danau Habema

Dari ketinggian 3225m dpl, kami turun ke Danau Habema di ketinggian 3170m dpl, hanya turun sekitar 90m saja, tidak sulit rasanya, kapan lagi kalau tidak sekarang? Setapak demi setapak dengan kecepatan sangat lambat bagai keong saya mengangkat kaki perlahan, bukan karena malas atau enggan, namun tiap meter saya melangkah selalu melihat hal-hal baru, terutama jenis …

Si Api Biru, Tak Sekedar Tambang Belerang

Pertama sekali saya mengenal kawah Ijen adalah dari sebuah majalah travel yang menggambarkan para pekerja tambang belerang.  Kesan pertama yang saya lihat adalah kegigihan para pekerja tambang.  Hingga akhirnya 3 tahun berikutnya baru keinginan mengunjungi Kawah ini terwujud.  Setelah menyaksikan serangkaian upacara Nyepi di Bali, saya memutuskan singgah di Banyuwangi, karena jarak Banyuwangi dan Bali …